“Setiap manusia yang masih bernyawa pasti punya mimpi”
Saya fikir hampir semua orang bersepakat dengan tulisan diatas. Sehingga tidak ada boleh ada satu pun manusia yang melarang orang itu bermimpi. Setiap orang bebas memimpikan apapun yang dia suka atau yang dia inginkan. Hanya dari sebuah mimpi, banyak penemuan-penemuan yang awalnya tidak dapat dan mustahil, berakhir dengan kenyataan. Contoh saja dengan terciptanya kapal terbang, dahulu orang menertawakan orang-orang yang bermimpi bisa terbang, namun pada akhirnya hal yang ditertawakan justru menjadi kenyataan. Dahulu, para pejuang kita bermimpi Indonesia merdeka, dan sekarang kita dapat menikmati kemerdekaan itu. Jadi, salahkah kita bermimpi?
Banyak orang yang berhasil mewujudkan mimpinya, namun banyak pula yang tidak mendapatkan mimpinya. Dalam tulisan saya ini saya ingin sekali mencoba mencari kunci mengapa ada yang berhasil dan tidak berhasil. Saya mencoba mendekatkan kajian ini dari sudut pandang baik dari permainan kata, sebab ternyata “kata-kata” kita adalah yang membuat kita, mungkin itulah kenapa ada istilah “kata-kata itu adalah doa”.
Etimologi Mimpi
Kita sering mendekatkan “mimpi” dengan “tidur”, dan itu tidak sepenuhnya salah, sebab apabila kita membuka Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), memang arti dari mimpi adalah 1 sesuatu yg terlihat atau dialami dl tidur; 2 ki angan-angan;. Namun kita dapat melihat arti kedua dari mimpi adalah angan-angan.
Tetapi apabila kita membaca KBBI untuk istilah “bermimpi” ternyata yang tertulis adalah ; 2 berkhayal; berangan yg bukan-bukan;. Memang ketika kita bermimpi, mimpi itu hanya anganan saja, kita tidak dapat merasakan hal nyata ketika kita bermimpi, itulah yang menyebabkan “berangan yang bukan-bukan”. Nah disinilah kita akan berupaya untuk mengubah dari yang “berangan yang bukan-bukan”, menjadi “kejadian yang sangat nyata”. Bearti kita akan berbicara proses.
JADIKAN MIMPI MENJADI VISI
Tidak sedikit orang yang hanya berhenti dimimpi, ini mungkin yang menyebabkan mengapa banyak orang yang tidak dapat mewujudkan “mimpi”-nya. Alasan berhenti “dimimpi” karena tidak percaya dan pesimis akan terwujudnya mimpi menjadi kenyataan, atau masa lalu yang mengecewakan sehingga kita takut bermimpi kembali. Apabila dari sini kita sudah seperti itu, wajarlah kita tidak pernah dapat menikmati manisnya mimpi.
Sebaiknya, ketika sudah mempunyai impian, segeralah ubah mimpi itu menjadi visi. Berubahlah dari seorang pemimpi menjadi seorang bervisi. Inilah letak dasar perbedaan anatar orang yang berhasil mewujudkan mimpi dengan orang yang gagal mewujudkan mimpi.
Visi ini merupakan step yang sebenarnya menentukan. Kita dapat melihat kembali di KBBI, arti visi adalah 3 kemampuan untuk merasakan sesuatu yg tidak tampak melalui kehalusan jiwa dan ketajaman penglihatan; 4 apa yg tampak dl khayalan; 5 penglihatan; pengamatan. Terdapat proses disitu, prosesnya adalah orang tersebut mempu merasakan sesuatu yang dikhayalkan, jadi khayalan tersebut dicoba untuk dirasakannya. Untuk dapat merasakan tersebut, pastilah orang akan mergerak dengan misinya (usahanya).
Oleh sebab itulah orang yang bervisi, pastilah sudah mempunyai misi-misi untuk menyukseskan keinginannya atau harapannya. Tidak mungkin terjadi ketika orang bervisi tidak dapat menentukan misinya. Untuk misi, itu tergantung bagaimana orang tersebut memandang logis dari visinya sendiri. Ilustrasi yang mungkin dapat kita ambi, dahulu orang bermimpi dapat terbang seperti burung, impian tersebut diubah menjadi visi bagaimana upanya menjadi terbang, untuk upaya yang telah mereka visikan dibuatlah misi untuk dapat menjadi terbang. Maksud saya tadi pandangan logis berada ketika antara visi yang dilahirkan menuju misi yang akan dijalankan, terbang, pandangan logisnya, manusia secara lahiriah tidak mungkin dapat terbang, dan satu-satunya untuk dapat terbang adalah harus diciptakannya alat bantu, pada saat upaya membuat alat bantu inilah yang disebut misi (usaha).
UBAH MINDSETT TAKDIR
Ketika orang dalam atau sebelum proses menentukan misinya, terkadang ada ganjalan ketakutan seperti menyangkut takdir. Banyak orang selalu menyangkutkan takdir dimasalah ini. “kalau ini bukan takdir kita, pasti gagal gagal juga”, “semua tergantung dengan ijin-Nya”, masih banyak kata-kata kita yang akan bermunculan dibenak. Wajar semua kata-kata tersebut muncul dalam benak kita, dikarenakan melihat kegagalan orang, padahal semua takdir itu tidak selalu berasal dari Tuhan.
Takdir hanya masalah kelahiran dan kematian, selain itu adalah usaha. Selain itu, kita sebagai manusia juga punya turut andil atas takdir yang ingin kita buat. Itulah sebabnya, apabila kita membuka Al-Quran, tertera kata “Allah tidak akan mengubah suatu kaum, sebelum kaum itu mau berubah”. Firman Allah sangat jelas, bahwa Allah meminta kita untuk berupaya dan berusaha. Bagaimana Allah menentukan takdir kita, kalau kita sendiri tidak gigih berusaha?
Jadi jangan menyalahkan Tuhan ketika mimpi kita tidak terwujud, salahkanlah diri kita karena kita tidak sungguh-sungguh memperjuangkan apa yang kita impikan. Hidup ini seperti kita sekolah, tidak akan kita lulus dan naik tingkat kalau kita tidak mempunyai usaha, inilah tujuan ujian. Tuhan menguji mental dan lain-lain kepada kita dalam mewujudkan mimpi atau keinginan kita, apabila kita memilih berhenti dari ujian-ujiannya, wajarlah Tuhan tidak memberikan apa yang tadinya kita inginkan. Bearti sekali lagi jelaslah kita juga turut serta menjadikan “takdir” untuk kita sendiri.
Kini jangan lagi kita berkata “Ya Tuhan, bisakah aku sukses?” tapi saatnya kita berkata “ya Tuhan bantu aku supaya sukses”, berhentilah mengeluh “ya Tuhan sungguh besar masalah ini” tetapi berkatalah “hai masalah, Tuhan itu maha besar”, dan yakinlah kesuksesan itu tidak akan terjadi tanpa ada usaha. Yakinlah dalam kita sendiri, bahwa selama kita berusaha, kita semakin dekat dengan kesuksesan. Kesuksesan itu hanya tinggal selangkah dari usaha kita, masalahnya banyak orang yang berhenti ketika tinggal selangkah lagi karena bermacam hal, seperti contohnya adalah “lelah”. Akhir kata saya coba membuat garis rumus yang menjadi kunci bagaimana kita dapat berhasil dalam meraih mimpi.
Mimpi + Visi + Misi (Usaha) + yakin = SUKSES
Semoga tulisan ini dapat membantu meyakinkan kita dan kita dapat menjadi orang yang sukses meraih mimpi.
Tampilkan postingan dengan label RENUNGAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RENUNGAN. Tampilkan semua postingan
Senin, 22 April 2013
Rabu, 15 Agustus 2012
SEBUAH CERITA DARI JAMAN PENJAJAHAN HINGGA KEMERDEKAAN
Suatu saat hiduplah seorang nenek desa yang pekerjaannya adalah seorang pencari kayu di Hutan. Pekerjaan itu merupakan pekerjaan yang dia lakukan secara rutin untuk menghidupi dirinya.
Suatu ketika pada jaman penjajahan Belanda di Indonesia, Nenek tersebut hendak memasuki hutan yang menjadi lahan pencahariaannya. Ketika sang nenek tersebut melangkahkan kakinya untuk memasuki hutan tersebut, tiba-tiba sang nenek terkaget-kaget ketika melihat seorang prajurit Belanda menjaga hutan tersebut.
sang prajurit tersebut berkata "Hai nenek, engkau kini tidak boleh kembali kehutan ini, karena hutan ini sudah menjadi tanah pemerintah Belanda", dengan setengah ketakutannya sang Prajurit tersebut langsung mengusir paksa sang nenek "Sekarang, nenek cepat kembali kerumah, cari hutan yang lain". Dengan berat hati nenek tersebut langsung menuju kerumahnya dan berdoa, "Ya Tuhan, sungguh kejam prajurit tadi, semoga mereka cepat meninggalkan Indonesia, supaya saya bisa lagi mengambil kayu dihutan tersebut".
Doa sang nenek pun ternyata dikabulkan. Dengan senang hati, setelah nenek tersebut tahu Belanda sudah meninggalkan Indonesia, sang nenek segera bergegas untuk mencari kayu di Hutan.
Setelah sang nenek sampai di Hutan, sang nenek kembali ditegur oleh seorang tentara lagi. Kini tentara tersebut bermata sipit dan berkulit langsat, dia adalah prajurit Jepang yang tengah berpatroli. "Hai nenek, untuk apa engkau kehutan ini?"
sang nenek menjawab "aku ingin mencari kayu dihutan ini untuk menyambung hidupku"
dengan nada sedikit membentak, sang prajurit tersebut berkata "Tidak boleh, kalau nenek ingin mengambil kayu disini, nenek harus ijin dengan pemerintah Jepang diwilayah ini, kalau tidak punya ijin, nenek lebih baik pergi dari sini"
Sang nenek dengan sedih kembali kerumahnya tanpa ada kayu yang ingin dicarinya, dan kembali berdoa
"Ya Tuhan sungguh tidak enak dijajah, kapan saya bisa seperti sedia kala mencari secara bebas kayu dihutan? Ya Tuhan, ridhoilah para pejuang, Supaya Indonesia tidak lagi dijajah, dan merdeka"
Akhirnya doa sang nenek tersebut kembali didengar oleh Tuhan dan diijabah.
Sang nenek sangat senang dan bersyukur, akhirnya Indonesia merdeka dan bebas dari bangsa penjajah.
Dengan semangat yang terlahir kembali, akhirnya sang nenek bergegas kembali untuk memasuki hutan tersebut. tapi...
alangkah kagetnya, ketika sang nenek memasuki hutan tersebut, sang nenek kembali ditegur oleh seorang pemuda yang tegap, dia orang Indonesia dengan menggunakan seragam lengkap.
"Hai nenek, ada apa kiranya nenek ke hutan ini?"
sang nenek menjawab "saya ingin mencari kayu dihutan ini"
pemuda tersebut berkata, "nenek, lebih baik nenek pulang saja"
sang nenek heran dan bertanya "loh memangnya kenapa? bukankah Indonesia sudah merdeka dan saya bisa mengambil kayu dihutan ini?"
sang pemuda tersebut tersenyum dan menjelaskan
"nek, nenek harus tahu, bahwa menurut Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 mengatakan, Bumi, air, dan kekayaan alam Indonesia dikuasai oleh negara"
==========================================================================
Indonesia sudah merdeka...
namun masih banyak rakyat Indonesia yang belum sejahtera,
ini bukanlah suatu cerita untuk mencemooh siapa pun, atau mencemooh lembaga manapun,
tapi mari kita dalam memperingati HUT KEMERDEKAAN RI, kita mencoba merenung,,,,
apakah kita sudah mensejahterakan orang-orang disekitar kita?
apakah kiranya maksud sang pejuang kita jaman kemerdekaan?
mari kita renungkan kisah sang nenek tersebut dengan hati dan fikiran yang bijak.
=========================================================================
cerita ini pernah dikisahkan oleh seorang seniman teater yang saya lupa namanya
Minggu, 05 Agustus 2012
Video berikut ini adalah sebuah kisah nyata yang sangat bernilai sekali.
menceritakan seorang atlet lari olimpiade 1992 asal Inggris yang bernama Derek Redmond.
Derek merupakan altet lari yang sangat handal dan dunia sudah mengakui kehebatanya, bahkan sudah dipastikan kemenangannya namun
semoga kita dapat mengambil nilainya
menceritakan seorang atlet lari olimpiade 1992 asal Inggris yang bernama Derek Redmond.
Derek merupakan altet lari yang sangat handal dan dunia sudah mengakui kehebatanya, bahkan sudah dipastikan kemenangannya namun
semoga kita dapat mengambil nilainya
Sabtu, 04 Agustus 2012
HELLEN KELLER
Sebuah kisah mengenai pendidikan yang sebenarnya.
Mari menyimak tayangan yang mungkin dapat mengubah pola fikir kita mengenai pendidikan.
Inilah pendidikan yang memanusiakan manusia sesungguhnya.
Minggu, 17 Juni 2012
Selasa, 20 Maret 2012
42 Hal Yang Tidak Diketahui Anak Tentang Ayahnya
1. Ayah ingin anak-anaknya punya lebih banyak kesempatan daripada dirinya, menghadapi lebih sedikit kesulitan, lebih tidak tergantung pada siapapun - dan (tapi) selalu membutuhkan kehadirannya.
2. Ayah membiarkan kamu menang dalam permainan ketika kamu masih kecil, tapi dia tidak ingin kamu membiarkannya menang ketika kamu sudah besar.
3. Ayah tidak ada di album foto keluarga, karena dia yang selalu memotret.
4. Ayah selalu tepat janji! Dia akan memegang janjinya untuk membantu seorang teman, meskipun ajakanmu untuk pergi sebenarnya lebih menyenangkan.
5. Ayah selalu sedikit sedih ketika melihat anak-anaknya pergi bermain dengan teman-teman mereka.karena dia sadar itu adalah akhir masa kecil mereka.
6. Ayah mulai merencanakan hidupmu ketika tahu bahwa ibumu hamil (mengandungmu) , tapi begitu kamu lahir, ia mulai membuat revisi.
7. Ayah membantu membuat impianmu jadi kenyataan bahkan diapun bisa meyakinkanmu untuk melakukan hal-hal yang mustahil, seperti berenang di air setelah ia melepaskanya.
8. Ayah mungkin tidak tahu jawaban segala sesuatu, tapi ia membantu kamu mencarinya.
9. Ayah mungkin tampak galak di matamu, tetapi di mata teman-temanmu dia tampak baik dan menyayangi.
10. Ayah lambat mendapat teman, tapi dia bersahabat seumur hidup
11. Ayah benar-benar senang membantu seseorang...tapi ia sukar meminta bantuan.
12. Ayah di dapur. Membuat memasak seperti penjelajahan ilmiah. Dia punya rumus-rumus dan formula racikannya sendiri, dan hanya dia sendiri yang mengerti bagaimana menyelesaikan persamaan-persamaan rumit itu. Dan hasilnya?... .mmmmhhh..."tidak terlalu mengecewakan" ^_~
13. Ayah mungkin tidak pernah menyentuh sapu ketika masih muda, tapi ia bisa belajar dengan cepat.
14. Ayah paling tahu bagaimana mendorong ayunan cukup tinggi untuk membuatmu senang tapi tidak takut.
15. Ayah akan sangat senang membelikanmu makanan selepas ia pulang kerja, walaupun dia tak dapat sedikitpun bagian dari makanan itu
16. Ayah selalu berdoa agar kita menjadi orang yang sukses di dunia dan akhirat, walaupun kita jarang bahkan jarang sekali mendoakannya
17. Ayah akan memberimu tempat duduk terbaik dengan mengangkatmu dibahunya, ketika pawai lewat.
18. Ayah tidak akan memanjakanmu ketika kamu sakit, tapi ia tidak akan tidur semalaman. Siapa tahu kamu membutuhkannya.
19. Ayah menganggap orang itu harus berdiri sendiri, jadi dia tidak mau memberitahumu apa yang harus kamu lakukan, tapi ia akan menyatakan rasa tidak setujunya.
20. Ayah percaya orang harus tepat waktu. karena itu dia selalu lebih awal menunggumu.
22. Ia akan melupakan apa yang ia inginkan, agar bisa memberikan apa yang kamu butuhkan.....
23. Ia menghentikan apa saja yang sedang dikerjakannya, kalau kamu ingin bicara...
24. Ia selalu berfikir dan bekerja keras untuk membayar spp mu tiap semester, meskipun kamu tidak pernah membantunya menghitung berapa banyak kerutan di dahinya....
25. Ayah mengangkat beban berat dari bahumu dengan merengkuhkan tangannya disekeliling beban itu....
26. Ayah akan berkata ,, tanyakan saja pada ibumu" Ketika ia ingin berkata ,,tidak"
27. Ayah tidak pernah marah, tetapi mukanya akan sangat merah padam ketika anak gadisnya menginap di rumah teman tanpa izin
28. Dan diapun hampir tidak pernah marah, kecuali ketika anak lelakinya kepergok menghisap rokok dikamar mandi.
29. Ayah mengatakan ,, tidak apa-apa mengambil sedikit resiko asal kamu sanggup kehilangan apa yang kamu harapkan"
30. Pujian terbaik bagi seorang ayah adalah ketika dia melihatmu melakukan sesuatu hal yang baik persis seperti caranya....
31. Ayah lebih bangga pada prestasimu, daripada prestasinya sendiri....
32. Ayah hanya akan menyalamimu ketika pertama kali kamu pergi merantau meningalkan rumah, karena kalau dia sampai memeluk mungkin ia tidak akan pernah bisa melepaskannya.
33. Ayah tidak suka meneteskan air mata .... ketika kamu lahir dan dia mendengar kamu menangis untuk pertama kalinya,dia sangat senang sampai-sampai keluar air dari matanya (ssst..tapi sekali lagi ini bukan menangis)
34. ketika kamu masih kecil, ia bisa memelukmu untuk mengusir rasa takutmu...ketika kau mimpi akan dibunuh monster...
35. tapi.....ternyata dia bisa menangis dan tidak bisa tidur sepanjang malam, ketika anak gadis kesayangannya di rantau tak memberi kabar selama hampir satu bulan.
36. Ayah pernah berkata :" kalau kau ingin mendapatkan pedang yang tajam dan berkwalitas tinggi, janganlah mencarinya dipasar apalagi tukang loak, tapi datang dan pesanlah langsung dari pandai besinya. begitupun dengan cinta dan teman dalam hidupmu, jika kau ingin mendaptkan cinta sejatimu kelak, maka minta dan pesanlah pada Yang Menciptakannya"
37. Untuk masa depan anak lelakinya Ayah berpesan: ,, jadilah lebih kuat dan tegar daripadaku, pilihlah ibu untuk anak-anakmu kelak wanita yang lebih baik dari ibumu , berikan yang lebih baik untuk menantu dan
cucu-cucuku, daripada apa yang yang telah ku beri padamu"
38. Dan Untuk masa depan anak gadisnya ayah berpesan :" jangan cengeng meski kau seorang wanita, jadilah selalu bidadari kecilku dan bidadari terbaik untuk ayah anak-anakmu kelak! laki-laki yang lebih bisa
melindungimu melebihi perlindungan Ayah, tapi jangan pernah kau gantikan posisi Ayah di hatimu"
39. Ayah bersikeras, bahwa anak-anakmu kelak harus bersikap lebih baik daripada kamu dulu....
40. Ayah bisa membuatmu percaya diri... karena ia percaya padamu...
41. Ayah tidak mencoba menjadi yang terbaik, tapi dia hanya mencoba melakukan yang terbaik....
42. Dan terpenting adalah... Ayah tidak pernah menghalangimu untuk mencintai Tuhan, bahkan dia akan membentangkan seribu jalan agar kau dapat menggapai cintaNya, karena diapun mencintaimu karena cintaNya.
2. Ayah membiarkan kamu menang dalam permainan ketika kamu masih kecil, tapi dia tidak ingin kamu membiarkannya menang ketika kamu sudah besar.
3. Ayah tidak ada di album foto keluarga, karena dia yang selalu memotret.
4. Ayah selalu tepat janji! Dia akan memegang janjinya untuk membantu seorang teman, meskipun ajakanmu untuk pergi sebenarnya lebih menyenangkan.
5. Ayah selalu sedikit sedih ketika melihat anak-anaknya pergi bermain dengan teman-teman mereka.karena dia sadar itu adalah akhir masa kecil mereka.
6. Ayah mulai merencanakan hidupmu ketika tahu bahwa ibumu hamil (mengandungmu) , tapi begitu kamu lahir, ia mulai membuat revisi.
7. Ayah membantu membuat impianmu jadi kenyataan bahkan diapun bisa meyakinkanmu untuk melakukan hal-hal yang mustahil, seperti berenang di air setelah ia melepaskanya.
8. Ayah mungkin tidak tahu jawaban segala sesuatu, tapi ia membantu kamu mencarinya.
9. Ayah mungkin tampak galak di matamu, tetapi di mata teman-temanmu dia tampak baik dan menyayangi.
10. Ayah lambat mendapat teman, tapi dia bersahabat seumur hidup
11. Ayah benar-benar senang membantu seseorang...tapi ia sukar meminta bantuan.
12. Ayah di dapur. Membuat memasak seperti penjelajahan ilmiah. Dia punya rumus-rumus dan formula racikannya sendiri, dan hanya dia sendiri yang mengerti bagaimana menyelesaikan persamaan-persamaan rumit itu. Dan hasilnya?... .mmmmhhh..."tidak terlalu mengecewakan" ^_~
13. Ayah mungkin tidak pernah menyentuh sapu ketika masih muda, tapi ia bisa belajar dengan cepat.
14. Ayah paling tahu bagaimana mendorong ayunan cukup tinggi untuk membuatmu senang tapi tidak takut.
15. Ayah akan sangat senang membelikanmu makanan selepas ia pulang kerja, walaupun dia tak dapat sedikitpun bagian dari makanan itu
16. Ayah selalu berdoa agar kita menjadi orang yang sukses di dunia dan akhirat, walaupun kita jarang bahkan jarang sekali mendoakannya
17. Ayah akan memberimu tempat duduk terbaik dengan mengangkatmu dibahunya, ketika pawai lewat.
18. Ayah tidak akan memanjakanmu ketika kamu sakit, tapi ia tidak akan tidur semalaman. Siapa tahu kamu membutuhkannya.
19. Ayah menganggap orang itu harus berdiri sendiri, jadi dia tidak mau memberitahumu apa yang harus kamu lakukan, tapi ia akan menyatakan rasa tidak setujunya.
20. Ayah percaya orang harus tepat waktu. karena itu dia selalu lebih awal menunggumu.
22. Ia akan melupakan apa yang ia inginkan, agar bisa memberikan apa yang kamu butuhkan.....
23. Ia menghentikan apa saja yang sedang dikerjakannya, kalau kamu ingin bicara...
24. Ia selalu berfikir dan bekerja keras untuk membayar spp mu tiap semester, meskipun kamu tidak pernah membantunya menghitung berapa banyak kerutan di dahinya....
25. Ayah mengangkat beban berat dari bahumu dengan merengkuhkan tangannya disekeliling beban itu....
26. Ayah akan berkata ,, tanyakan saja pada ibumu" Ketika ia ingin berkata ,,tidak"
27. Ayah tidak pernah marah, tetapi mukanya akan sangat merah padam ketika anak gadisnya menginap di rumah teman tanpa izin
28. Dan diapun hampir tidak pernah marah, kecuali ketika anak lelakinya kepergok menghisap rokok dikamar mandi.
29. Ayah mengatakan ,, tidak apa-apa mengambil sedikit resiko asal kamu sanggup kehilangan apa yang kamu harapkan"
30. Pujian terbaik bagi seorang ayah adalah ketika dia melihatmu melakukan sesuatu hal yang baik persis seperti caranya....
31. Ayah lebih bangga pada prestasimu, daripada prestasinya sendiri....
32. Ayah hanya akan menyalamimu ketika pertama kali kamu pergi merantau meningalkan rumah, karena kalau dia sampai memeluk mungkin ia tidak akan pernah bisa melepaskannya.
33. Ayah tidak suka meneteskan air mata .... ketika kamu lahir dan dia mendengar kamu menangis untuk pertama kalinya,dia sangat senang sampai-sampai keluar air dari matanya (ssst..tapi sekali lagi ini bukan menangis)
34. ketika kamu masih kecil, ia bisa memelukmu untuk mengusir rasa takutmu...ketika kau mimpi akan dibunuh monster...
35. tapi.....ternyata dia bisa menangis dan tidak bisa tidur sepanjang malam, ketika anak gadis kesayangannya di rantau tak memberi kabar selama hampir satu bulan.
36. Ayah pernah berkata :" kalau kau ingin mendapatkan pedang yang tajam dan berkwalitas tinggi, janganlah mencarinya dipasar apalagi tukang loak, tapi datang dan pesanlah langsung dari pandai besinya. begitupun dengan cinta dan teman dalam hidupmu, jika kau ingin mendaptkan cinta sejatimu kelak, maka minta dan pesanlah pada Yang Menciptakannya"
37. Untuk masa depan anak lelakinya Ayah berpesan: ,, jadilah lebih kuat dan tegar daripadaku, pilihlah ibu untuk anak-anakmu kelak wanita yang lebih baik dari ibumu , berikan yang lebih baik untuk menantu dan
cucu-cucuku, daripada apa yang yang telah ku beri padamu"
38. Dan Untuk masa depan anak gadisnya ayah berpesan :" jangan cengeng meski kau seorang wanita, jadilah selalu bidadari kecilku dan bidadari terbaik untuk ayah anak-anakmu kelak! laki-laki yang lebih bisa
melindungimu melebihi perlindungan Ayah, tapi jangan pernah kau gantikan posisi Ayah di hatimu"
39. Ayah bersikeras, bahwa anak-anakmu kelak harus bersikap lebih baik daripada kamu dulu....
40. Ayah bisa membuatmu percaya diri... karena ia percaya padamu...
41. Ayah tidak mencoba menjadi yang terbaik, tapi dia hanya mencoba melakukan yang terbaik....
42. Dan terpenting adalah... Ayah tidak pernah menghalangimu untuk mencintai Tuhan, bahkan dia akan membentangkan seribu jalan agar kau dapat menggapai cintaNya, karena diapun mencintaimu karena cintaNya.
http://unikboss.blogspot.com/2010/11/42-hal-yang-tidak-diketahui-anak.html
Sabtu, 31 Desember 2011
Renungan Akhir Tahun
Pernahkah kita mengevaluasi hasil kerja kita? Apakah hasilnya sesuai, melebihi, atau di bawah harapan?
Sayangnya, sedikit dari kita yang mau meluangkan waktu untuk mengevaluasinya. Mungkin kisah bocah berikut bisa membuat kita berubah.
Seorang bocah laki-laki masuk ke sebuah toko obat. Ia mengambil peti minuman dan mendorongnya ke dekat pesawat telepon koin. Lalu, ia naik ke atasnya sehingga ia bisa menekan tombol angka di telepon dengan leluasa. Ditekannya tujuh digit angka. Si pemilik toko mengamati-amati tingkah bocah ini dan menguping percakapan teleponnya.
Bocah: Ibu, bisakah saya mendapat pekerjaan memotong rumput di halaman Ibu?
Ibu (di ujung telepon sebelah sana): Saya sudah punya orang untuk mengerjakannya.
Bocah: Ibu bisa bayar saya setengah upah dari orang itu.
Ibu: Saya sudah sangat puas dengan hasil kerja orang itu.
Bocah (dengan sedikit memaksa): Saya juga akan menyapu pinggiran trotoar Ibu dan saya jamin di hari Minggu halaman rumah Ibu akan jadi yang tercantik di semua rumah dilingkungan ibu.
Ibu: Tidak, terima kasih.
Dengan senyuman di wajahnya, bocah itu menaruh kembali gagang telepon. Si pemilik toko, yang sedari tadi mendengarkan, menghampiri bocah itu.
Pemilik Toko: Nak, aku suka sikapmu, semangat positifmu, dan aku ingin menawarkanmu pekerjaan.
Bocah: Tidak. Makasih.
Pemilik Toko: Tapi tadi kedengarannya kamu sangat menginginkan pekerjaan.
Bocah: Oh, itu, Pak. Saya cuma mau mengecek apa kerjaan saya sudah bagus. Sayalah yang bekerja untuk Ibu tadi!....
Selamat mengevaluasi hidup kita di tahun 2011 dan Selamat Tahun Baru 2012..
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
Minggu, 27 Februari 2011
Selasa, 08 Februari 2011
Belajar Dari Masa Kecil Kita
Banyak dari kita sebagai orang dewasa yang selalu meremehkan anak kecil, padahal bisa jadi justru kita yang dewasa ini lebih lemah dibandingkan sewaktu kita masa kecil dulu. Banyak sekali pelajaran yang dapat kita ambil dari masa kecil dahulu, karena disadari atau tidak kita dapat menjadi seperti ini karena dahulu sewaktu kita masih kecil pernah menjadi manusia yang kuat dan terbaik. Inilah beberapa pelajaran yang dapat kita ambil dari diwaktu masa kecil dulu.
OPTIMIS
Ingatkah kita sewaktu kita masih seusia 5 tahunan, sewaktu kita ditanya oleh orang tua, saudara-saudara, guru kita tentang cita-cita kepada kita? "nak, kalau sudah besar, kamu mau jadi apa?" lalu kita menjawab mulai dari dokter, tentara, polisi, guru atau yang lainnya. Ingatkah kita pada saat kita menjawab cita-cita kita sewaktu masih kecil? kita menjawab dengan seoptimis kita tanpa memikirkan hal-hal yang merendahkan kita. Anak kecil menjawab cita-cita itu hanya karena kesukaan mereka, dia melihat polisi atau tentara yang gagah, maka dia dengan senang hati menjawab polisi atau tentara. Coba pada saat kita sudah dewasa kini dan ditanya dengan pertanyaan yang sama, maka apa yang akan kita jawab? kita sering hanya mengeluarkan suara "hmmmmm" atau "apa ya?" bahkan ada yang menjawab "ya liat nanti aja deh". Itu perbedaan kita disaat dewasa dengan kita sewaktu masa kecil lalu. Disaat dewasa ini kita terlalu takut dibandingkan berani, olehkarena itulah kita disaat didewasa ini sering mengalami depresi atau kebingungan yang kita buat sendiri. Disini kita dapat belajar dari keoptimisan anak kecil didiri kita yang sudah dewasa ini.
PANTANG MENYERAH
Hal inilah yang musti kita acungkan jempol untuk kita sewaktu masa kecil lalu. Sadarkah kita dapat berjalan bahkan berlari seperti sekarang ini karena kehebatan yang luar bisa disaat kita masih kecil. Dahulu kita yang masih kecil iri melihat orang dewasa dapat berdiri, berjalan bahkan berlari. Oleh karena itu kita mencoba untuk berdiri dan berjalan secara tertatih-tatih bahkan jatuh berpuluh-puluh kali, jatuh, jatuh dan terjatuh hingga kita menangis karena menahan rasa sakit akibat jatuh, tetapi kita yang dahulu masih kecil tetap nekat untuk mencoba berpuluh-puluh kali hingga kita dapat berhasil berdiri bahkan berjalan. Sewaktu kita beajar berdiri dan berjalan, sudah berapa banyakkah orang menertawakan kita akibat terjatuh dan menangis? tetapi kita lagi-lagi tidak peduli, dengan tekat yang membaja bahkan seakan-akan telinga kita tersumbat dari tertawaan orang lain. Sekarang lihatlah, setelah kita berhasil berdiri dan berjalan, kita tersenyum bangga lalu orang lain yang awalnya menertawakan kita, justru tepuk tangan untuk keberhasilan kita. bertepuk tangan karena mereka melihat kegigihan kita hingga dapat berdiri dan berjalan. Mengapa sekarang sewaktu kita sudah dewasa, kita sering takut jatuh akan kegagalan? Kita pernah Kuat dan Gigih, Mengapa sekarang kita tidak mau mengulangi hal serupa disaat kita masa kecil lalu? JUJUR
Yang satu ini tidak kalah penting, karena hal inilah yang menjadi salah satu penyebab mengapa banyak orang menyukai anak kecil, Kejujuran. Anak kecil cenderung mengatakan sesuatu sesuai dengan keadaan yang dia rasakan atau yang dia alami. Hal inilah sewaktu kita kecil banyak mencintai kita -dengan tulus- akibat kejujuran kita yang luar biasa diwaktu kecil. Bahkan akibat kejujuran kita, banyak orang lain justru menjaga sikap didepan kita. Dahulu kita disegani oleh orang lain akibat kejujuran kita, Mengapa sekarang kita sering bermunafik, mendustakan dan berbohong? hal negatif inilah yang sebenarnya akan menjatuhkan kita sendiri.
Dahulu kita pernah sukses akibat mempunyai tiga prinsip seperti diatas. Mari kita kembali mengulang kesuksesan kita seperti suksesnya kita sewaktu masa kecil lalu. Tidak usah kita meniru kesuksesan orang lain, sebab kita adalah hasil kesuksesan dari kehebatan kita sendiri -sewaktu masih kita kecil-. Semoga tulisan ini dapat menjadi pemicu semangat kita untuk lebih optimis melanjutkan hidup yang sudah kita cita-citakan dan kita angankan. Mari kita gapai angan kita dengan tiga prinsip kita yang sudah ada secara alamiah dan pernah tertanam bahkan hadir diwaktu yang lalu.
Selasa, 11 Januari 2011
Jumat, 07 Januari 2011
Kamis, 06 Januari 2011
Arti Seorang Ayah
Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang
bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar
negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.....
Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.Lalu bagaimana dengan Papa?
Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu
setiap hari,tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan
Mama untuk menelponmu?
Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......
Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.
Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di
sepedamu...Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang
bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar
negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.....
Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.Lalu bagaimana dengan Papa?
Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu
setiap hari,tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan
Mama untuk menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu
bercerita atau berdongeng,tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja
dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu
dan apa yang kau lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......
Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.
Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda
bantunya" ,
Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....
Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu
mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.
Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru,
Mama menatapmu iba.Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita
beli nanti, tapi tidak sekarang"
Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak
yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?
Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit
membentak dengan berkata :"Sudah di bilang! kamu jangan minum air
dingin!".
Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak remaja....
Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa
bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!".
Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?
Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa
berharga..
Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting
pintu...
Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah
Mama....
Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak
dalam batinnya,
Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS
menjagamu?
Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke
rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia....
:')
Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di
ruang tamu..Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan
untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam
malamnya.
Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang
dengan hati yang sangat khawatir...
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut...
Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras
dan Papa memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan
segera datang?
"Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"
Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang
Dokter atau Insinyur.Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa
itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...
Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai
dengan keinginan Papa
Ketika kamu menjadi gadis dewasa....
Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain...
Papa harus melepasmu di bandara.
Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?
Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu
untuk berhati-hati. .Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan
memelukmu erat-erat.
Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan
menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".
Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT...kuat untuk pergi dan menjadi
dewasa.
Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu,
orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.Papa pasti berusaha
keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya
yang lain.
Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu
ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...
Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"
Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti
Papa belikan untukmu".Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal
membuat anaknya tersenyum?
Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang
tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"
Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada
Papa untuk mengambilmu darinya.Papa akan sangat berhati-hati memberikan
izin..Karena Papa tahu.....Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan
posisinya nanti.
Dan akhirnya....
Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki
yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia....
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang
panggung sebentar, dan menangis?Papa menangis karena papa sangat
berbahagia, kemudian Papa berdoa....
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: "Ya Allah tugasku telah
selesai dengan baik....
Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik....
Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."
Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya
yang sesekali datang untuk menjenguk...Dengan rambut yang telah dan
semakin memutih....
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....
Papa telah menyelesaikan tugasnya....
Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita...
Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...Bahkan ketika dia tidak
kuat untuk tidak menangis...Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin
memanjakanmu. .
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA"
dalam segala hal..
Biasanya anak-anak yg jauh dari orang tuanya merasa kangeen sekali dgn mamanya.
Lalu bagimana dgn papa?
Mungkin mama lebih sering menanyakan keadaan anaknya setiap hari .tp taukah kamu jika papamu yg mengingatkannya utk menelfonmu?
Mgkn mama yg lebih sering mengajakmu bercerita,tp taukah kamu sepulangnya ia bekerja dgn wajah lelah ia selalu menanyakan kabarmu dari mama mu?
waktu kecil..
Papa mengajari putri kecilnya bermain sepeda. Setelah dia mengganggap kamu bisa ia melepaskan roda bantu di sepedamu, Saat itu mama menutup mata karena takut anaknya terjatuh lalu terluka.tp ayah dgn yakin menatapmu mengayuh sepeda dgn pelan karena dia tahu putri kecilnya pasti bisa.
Saat kamu menangis meronta meminta boneka yg baru,mama menatapmu iba,tetapi ayah mengatakan dgn tegas “kita beli nanti,tapi tidak sekarang” karena ia tidak ingin kamu menjadi manja dgn semua tuntutan yg selalu di penuhi.
ketika kamu remaja
kamu mulai menuntut utk keluar malam. Lalu papa mulai bersikap lebih tegas ketika mengatakan “tidak”.
itu utk menjagamu karena kamu adalah sesuatu yg berharga.
Lalu kamu masuk ke kamar membanting pintu.
Tp yg dtg mengetok pintu dan membujuk mu adalah mama.
Taukah kamu saat itu dia memejamkan matanya dan menahan diri,karena Dia sangat ingin mengikuti keinginanmu. Tp lagi2 dia harus menjagamu.
saat seorang cowok mulai sering datang mencarimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia. Dan sesekali menguping atau mengintip saat kmu sdg brdua di ruang tamu. Tahukah kmu dia merasa cemburu?
dan saat dia melonggarkan sedikit peraturan, kamu melanggar jam malamnya. Ia duduk di ruang tamu menunggu mu pulang dgn sangat2 khawatir. Wajah khawatir itu mengeras ketika melihat putri kecilnya pulang terlalu larut. Dia marah. Karena hal yg di takutinya akhirnya datang “putri kecilnya sudah tidak ada lg”
saat papa sedikit memaksamu utk menjd seorang dokter. Ketahuilah bahwa ia hanya memikirkan masa depanmu nanti. Tp toh dia tetap tersenyum saat pilihanmu adalah menjd seorang penulis.
sampai saat papa harus melepasmu di bandara. Bahkan badannya terlalu kaku utk memelukmu. Ia hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini-itu. Dia ingin menangis seperti mama yg menangis dan memelukmu erat. Tp dia hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya dan menepuk pundakmu berkata “jaga diri baik2″. Agar kamu kuat utk pergi.
saat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yg mengerutkan kening adalah Papa. Berusaha mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dgn yg lain.
ketika permintaanmu bukan lg sekedar meminta boneka baru, dan ia tau ia tidak bisa memberikan. Dia sangat ingin mengatakan “iya nak,nanti kita beli” dan saat kata2 yg keluar adalah “tidak bisa” dari bibirnya. Tahukah kamu Ia merasa gagal membuat anaknya tersenyum.
saat kamu sakit dan tidak berada di dekatnya. Papa terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak berkata “sudah di blg jgn minum air dingin!”.berbeda dgn mama yg memperhatikanmu dgn lembut.
ketahuilah saat itu ia benar2 khawatir dgn keadaanmu.
dan di saatnya nanti kamu wisuda sebagai seorang sarjana. Papa adalah org pertama yg berdiri dan memberi tepuk tangan utk mu. Dia yg tersenyum bangga dan puas melihat “putri kecilnya yg tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang”
sampai saat seorang teman hidupmu datang dan meminta izin mengambilmu darinya. Papa akan sangat berhati2 memberikan izin.karena ia tau laki2 itu yg nanti akan menggantikannya.
dan saat Papa melihat mu duduk di panggung pernikahan bersama seseorang yg di anggapnya pantas menggantikannya. Papa pergi kebelakang panggung,dan menangis “tugasku telah selesai dgn baik.putri kecilku yg lucu telah menjadi wanita yg cantik”
Papa hanya bisa menunggu kedatangan mu dan cucu2nya sesekali utk menjenguknya. Dgn rambut yg telah memutih dan badan yg tak lagi kuat utk menjagamu dari bahaya.
papa adalah sosok yg harus selalu terlihat kuat bahkan ketika dia tidak kuat utk tdk menangis. Harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. papa jg orang pertama yg selalu yakin bahwa “kamu bisa” dalam hal apapun.
tersenyum dan bersyukurlah ketika kamu bisa merasakan kasih syg seorang papa hingga tugasnya selesai.kmu adalah salah satu org yg beruntung. Karna papa adalah sosok superhero yg hebat
Kiriman dari Sahabatku Sri
Sumber : http://husnifadriyanti.blogspot.com/2010/02/renungan-arti-seorang-ayah.html
Selasa, 04 Januari 2011
Kau Adalah DUNIA-nya
Tomi, Pimpinan sebuah perusahaan di Jkt,
tiba di rumahnya jam 9 malam.
Tak seperti biasanya anaknya, dinda, umur 9 th membukakan pintu untuknya.
Nampaknya ia sudah menunggu cukup lama.
"Kok, blum tidur?" sapa tomi
"Aku nunggu Papa pulang,
sbab aku mau tanya,
Berapa sih gaji Papa?"
"Kamu hitung ya..
Tiap hari Papa bekerja sekitar 10 jam & dibayar 400.000,
tiap bulan rata-rata 22 hari kerja,
kadang Sabtu masih lembur.
Berapa gaji Papa hayo?"
"Kalo 1 hari Papa dibayar 400.000 u/ 10 jam,
berarti 1 jam Papa digaji 40.000 dong"
"Wah, pinter kamu.
Sekarang cuci kaki, terus tidur ya.."
"Papa, aku boleh pinjam 5.000 gak?"
"Sudah, gak usah macama-macam..
Buat apa minta uang malam-malam gini? Tidurlah.."
"Tapi Papa…"
"Papa bilang tidur!"
Dinda pun lari menuju kamarnya sedih.
Usai mandi,
Tomi menyesali kekesalannya,
menengok dinda di kamar tidurnya sedang terisak sambil memegang 15.000
Sambil mengelus kepala dinda, tomi berkata,
"Maafin Papa ya..
Papa sayang sama dinda..
Tapi buat apa sih minta uang sekarang?
"Papa, aku gak minta uang.
Aku hanya pinjam,
nanti aku kembalikan kalo sudah menabung lagi dari uang jajan seminggu ini."
"lya, iya, tapi buat apa?"
"Aku nunggu Papa dari jam 8 mau ajak Papa main ular tangga 30 menit aja.
Mama sering bilang waktu Papa itu amat berharga.
Jadi, aku mau ganti waktu Papa.
Aku buka tabunganku hanya ada 15.000...
Karna Papa 1 jam dibayar 40.000,
maka setengah jam aku harus ganti 20.000..
Duit tabunganku kurang 5.000,
makanya aku mau pinjam dari Papa" kata dinda polos
Tomi pun terdiam.
Ia kehilangan kata-kata.
Dipeluknya bocah kecil itu erat-erat dgn haru.
Dia baru menyadari,
ternyata limpahan harta yg dia berikan selama ini,
tak cukup u/ "membeli" kebahagiaan anaknya.
PESAN MORAL
"Bagi dunia kau hanya seseorang,
tapi bagi seseorang kau adalah DUNIA-nya"
Sent from my CooLBerry®
Sabtu, 18 Desember 2010
MENGAPA IBUKU...
Mungkin kita pernah menggerutu ke ibu kita...
Sewaktu kita masih duduk di bangku SD dulu meminta uang jajan tambahan dan tidak diberikan ...
Tetapi tahu kah anda, alasan ibu melakukan seperti itu?
Beliau takut anaknya yang sedang lucu-lucunya itu sakit akibat memakan makanan yang buruk gizinya.
Mungkin kita pernah kesal dengan ibu kita,,,
Disaat kita dilarang bermain dan selalu disuruh banyak belajar...
tetapi tahu kah anda, alasan ibu melakukan seperti itu?
Beliau ingin anaknya yang dibanggakan ini tidak menjadi anak yang bodoh
Mungkin kita pernah benci dengan ibu kita,,,
Sewaktu ibu melarang kita pacaran, padahal pada saat itulah kita baru saja melakukan kencan pertama oleh pacar kita...
Tetapi tahu kah anda, alasan ibu melakukan seperti itu?
Beliau takut anaknya yang manis itu menjadi korban pelecehan.
Mungkin kita pernah merasa risih dengan ibu kita
Sewaktu ibu kita selalu bertanya "nak, temanmu siapa saja?"
Tetapi tahu kah anda, alasan ibu bertanya seperti itu?
Beliau tidak ingin anak yang dicintainya terjerumus kedalam pergaulan yang bebas dan buruk.
Mungkin kita pernah membentak dengan ibu kita...
Sewaktu ibu selalu melarang ini itu yang sebenarnya ingin kita lakukan...
Tetapi sekali lagi, tahu kah anda?
Beliau sering melarang itu karena...
Ibu kita sadar, bahwa semakin hari kehari, usia ibu semakin usai dan...
Beliau takut, saat beliau sudah tidak adalagi didunia ini, beliau tidak lagi dapat menjaga anaknya yang sangat dicintainya itu.
=================================
Sahabat, coba kita tarik nafas dalam-dalam dan pejamkan mata kita sejenak
Bayangkan senyuman manis ibu kita disaat kita sedang dimanja
Setelah itu...
Coba ingat-ingat... kapan terakhir kali kita membentak beliau
Sahabat... begitukah balasan kita terhadap wanita yang suci yang pernah melahirkan kita?
Sahabat... andai saat ini kita masih dapat menggengam tangan halus beliau,,,
genggam lah..
sebelum tangan nan suci itu sudah tidak lagi hadir mengisi kehidupan kita... lakukanlah
Minggu, 12 Desember 2010
Apakah Itu C I N T A ?
Itu bukan Cinta, itu Suka.
Apakah kamu tak bisa melepaskan pandangan atau genggaman dari dirinya?
Itu bukan Cinta, itu Nafsu.
Apakah kamu menginginkan dia saat dia sedang tidak ada?
Itu bukan Cinta, itu Kesepian.
Apakah kamu ada di sana karena itulah yang diinginkannya?
Itu bukan Cinta, itu Kesetiaan.
Apakah kamu menerima pengakuan cintanya karena kamu tak ingin menyakitinya?
Itu bukan Cinta, itu Kasihan.
Apakah kamu ada di sana karena dia memelukmu atau menggenggam tanganmu?
Itu bukan Cinta, itu Ketergantungan.
Apakah kamu ingin memiliknya karena tatapan matanya membuat hatimu berdegup kencang?
Itu bukan Cinta, itu Tergila-gila.
Apakah kamu memaafkan kesalahannya karena kamu peduli padanya?
Itu bukan Cinta, itu Persahabatan.
Apakah kamu mengatakan padanya setiap hari bahwa dialah satu-satunya orang yang kamu pikirkan?
Itu bukan Cinta, itu Dusta.
Apakah kamu ingin memberikan semua benda kesayanganmu untuknya?
Itu bukan Cinta, itu Sikap dermawan.
Apakah kamu tertarik pada orang lain, tapi tetap setia mendampinginya tanpa pernah menyesal?
Barulah itu Cinta.
Apakah kamu menerima segala kesalahan dan kekurangannya karena itulah bagian dari dirinya?
Barulah itu Cinta.
Apakah kamu menangis saat dia sedih meskipun dia kuat?
Barulah itu Cinta.
Apakah kamu memaafkannya dan bersedia tetap bersamanya saat dia menyakiti?
Barulah itu Cinta.
Apakah kamu tetap setia apapun yang terjadi, baik saat gembira maupun sengsara?
Barulah itu Cinta.
Apakah kamu bersedia memberikan hatimu, Episode Kehidupanmu, dan Suka dan Dukamu untuknya?
Ya, itulah Cinta.
Sekarang, tarik perlahan nafas anda. Dan pejamkan mata anda.
Bayangan siapa yg pertama kali muncul? Kemungkinan besar dialah orang yang anda Cintai
***
Dikisahkan sewaktu masih kecil Husain (cucu Rasulullah Saw.) bertanya kepada ayahnya, Sayidina Ali ra: "Apakah engkau mencintai Allah?" Ali ra menjawab, "Ya". Lalu Husain bertanya lagi: "Apakah engkau mencintai kakek dari Ibu?" Ali ra kembali menjawab, "Ya". Husain bertanya lagi: "Apakah engkau mencintai Ibuku?" Lagi-lagi Ali menjawab,"Ya". Husain kecil kembali bertanya: "Apakah engkau mencintaiku?" Ali menjawab, "Ya". Terakhir Si Husain yang masih polos itu bertanya, "Ayahku, bagaimana engkau menyatukan begitu banyak cinta di hatimu?" Kemudian Sayidina Ali menjelaskan: "Anakku, pertanyaanmu hebat! Cintaku pada kakek dari ibumu (Nabi Saw.), ibumu (Fatimah ra) dan kepada kamu sendiri adalah karena cinta kepada Allah". Karena sesungguhnya semua cinta itu adalah cabang-cabang cinta kepada Allah Swt. Setelah mendengar jawaban dari ayahnya itu Husain jadi tersenyum mengerti :)
oleh RENUNGAN N KISAH INSPIRATIF pada 06 Desember 2010 jam 18:01
http://www.facebook.com/pages/RENUNGAN-N-KISAH-INSPIRATIF/301729376267?v=wall#!
/note.php?note_id=10150096456061042&id=301729376267
Sabtu, 11 Desember 2010
HATI NURANI SI PENCURI
"Ah.....! tidak boleh!" teriak si pencuri. Tanpa sadar ia berlaku sebagai pencuri, dia menerobos ke dalam rumah dan merampas gunting dari tangan nyonya itu.
"Biarkan aku mati...," ronta nyonya tua itu.
"Masalah apa yang terjadi? Bicarakan padaku, Untuk apa memilih jalan pintas?"
Ternyata Nyonya tua itu baru saja ditinggalkan suaminya. Anak dan menantu tidak berbakti, ditambah lagi menderita sakit hingga merasakan hidup ini tidak berarti lagi. Setelah dinasehati panjang lebar, niat untuk bunuh diri tadi perlahan-lahan hilang. Setelah ramai sejenak, para tetangga mengalihkan perhatian pada si pencuri tadi.
"Terima kasih,Tuan ! Tanpa pertolongan anda, tragedi malam ini tentu akan terjadi", cetus mereka.
"Kalian terlalu sungkan. Saya menolong nyonya ini adalah suatu reaksi spontan, sungguh tak pantas di puji",jawab si maling.
"Tuan, apakah marga anda?"
" Saya bermarga Tan."
Setelah berbasa-basi sebentar,tiba2 salah seorang di antara mereka berkata : "Oh ya! Ada satu hal yang perlu kita ketahui". kemudian matanya melirik kepada si maling.
"Tuan Tan, bagaimana engkau bisa sampai di sini dan menyelamatkan nyonya tua ini? Dari mana anda masuk?"
Si maling menjadi pusat perhatian puluhan pasang mata. "Celaka! tak mungkin merahasiakannya lagi. Lebih baik berterus terang saja", pikirnya.
"Saya masuk ke sini dengan memanjat tembok. Semula berniat mencuri,tak tahunya bertemu dengan seorang nyonya tua yang sedang putus asa. Niat mencuri hilang seketika begitu saya masuk ke dalam menyelamatkan si nyonya tua ini".
Kendati para tetangga terbengong mendengarkannya, namun mengingat ia telah menyelamatkan nyawa orang, maka mereka menasehatinya lalu membiarkannya pergi.
Terbukti bahwa seberapa jahatnya manusia,ia tetap memiliki hati nurani untuk menolong orang lain. Kita harus memberikan kesempatan.
Sumber : Herianto Lim
Kamis, 09 Desember 2010
Kita Semua Layak Menjadi Pemenang
Kita mungkin pernah merasa jenuh dengan perjalanan hidup kita.
Berapa banyak kah kata-kata makian kita, memaki diri kita sendiri...
Berapa banyak kah air mata kita, menangisi kita sendiri...
Berapa kali kah kita memaki Tuhan disaat kita nelangsa,,,, dan sedih akibat kegagalan?
Seolah-olah kita adalah manusia laknat dan terkena kutukan.
Padahal kita semua adalah orang-orang yang terpilih dari suatu perjuangan hidup yang sangat berat dan hebat. Berapa banyakkah lawan yang sudah kita singkirkan dalam kompetisi tersebut? jutaan jumlahnya. Kompetisi tersebut adalah sewaktu kita masih berupa Zigot / sperma. Kita adalah salah satu dari ribuan zigot yang turut berjuang untuk masuk kedalam sel telur ibu kita. Banyak yang akhirnya tidak sanggup dan mati ditengah perjalanan menuju sel telur tersebut tetapi ada satu zigot yang luar biasa hebatnya dapat sampai ke sel telur yang menjadi impian dan tujuan jutaan zigot tersebut, zigot itu adalah kita pada saat ini.
Dari pengalaman kita dahulu saja, sudah cukup bukti bahwa kita terlahir sebagai pemenang dan layak menjadi pemenang. Terkadang untuk mencapai tujuan kita akan mengalami banyak sekali godaan dan rintangan, tetapi kita sering berhenti akibat itu semua. Padahal kunci dari suatu kesuksesan adalah konsisten dan konsisten akan cita-cita tersebut. Persis sekali dengan perjuangan kita disaat kita masih menjadi zigot, maju terus dengan apapun kondisi lingkungan kita alhasil kita berhasil dalam kompetisi menentukan itu.
Kita dilahirkan sebagai pemenang
Berjuanglah
Langganan:
Postingan (Atom)
Keberhasilan dirasakan sebagai amat manis dan indah, bagi mereka yang belum berhasil.
(Mario Teguh)









